Sales Online

Jakarta

+021-40492620

Surabaya

+031-2115 6777

URC

+082145559998

ANTI PETIR

Pentingnya Penangkal Petir Rumah Tidak memandang besar atau kecil sebuah rumah atau perusahaan keamanan menjadi s...
Pengaman PeTiR Pertama sebuah ide bahwa petir merupakan suatu listrik bermula dari seorang penulis seka...
PETIR Penangkal Petir dan Anti Petir mungkin itu adalah istilah yang sudah salah kapra...
Tiang Penangkal Petir Triangle Tiang Penangkal Petir Triangle adalah jenis menara yang dirancang  ringan, lent...
Kandungan Neutron Petir adalah mahluk yang ditakdirkan sebagai materi ciptaan ALLAH yang begitu he...

You are here:

Hujan Lebat dan Petir di Soeta

Buruknya Cuaca di Bandara Soekarno Hatta, mengakibatkan sedikitnya 7 penerbangan Garuda dari berbagai tujuan terpaksa di alihkan

Terjadinya hujan lebat dan petir di soeta, kegiatan penerbangan dihentikan sementara, "7 Penerbangan Garuda yang seharusnya mendarat di Cengkareng dialihkan ke kota atau bandara lain" ujar Humas Garuda Indonesia Pujoroto

Adapun 7 penerbangan yang dialihkan yaitu :GA 115 dari Palembang ke Tanjung Karang. GA 243 dari Semarang dialihkan ke Palembang. GA 123 dari Jogja divert ke Semarang. GA 1389 dari Pangkal Pinang dialihkan ke Halim Perdana Kusuma. GA 157 dari Batam divert ke Halim Perdana Kusuma. GA 167 dari Padang divert ke Solo dan GA 191 dari Medan divert Pekanbaru.

ISTILAH PENANGKAL PETIR DAN ANTI PETIR

Penangkal Petir dan Anti Petir mungkin itu adalah istilah yang sudah salah kaprah dalam bahasa kita, kesan yang ditimbulkan dua istilah ini adalah aman 100% terhadap petir, akan tetapi kejadiannya tidak demikian.

Dalam penanganannya bahaya petir memang ada beberapa faktor yang sangat mempengaruhi, bilamana kita ingin solusi/penyelesaiannya total akan bahay petir, kita harus melihat faktor-faktor tersebut.

Sambaran Tidak Langsung pada bangunan yakni ketika sambaran mengenai obyek diluar areal perlindungan dari Penangkal Petir yang terpasang, kemudian arus petir ini merambat melalui installasi listrik, kabel data atau apa saja mengarah ke bangunan. Akhirnya hentakan tegangan dan arus merusak unit peralatan listrik / Elektronika kita. Masalah ini semakin runyam disaat ini karena banyak peralatan elektronik menggunakan tegangan kerja kecil DC dan sesnsitif, Khususnya di urusan transfer data.

Maka pada dasarnya pengamanan sambaran petir langsung / Eksternal penangkal petir bukan membuat posisi kita aman 100% terhadap petir, akan tetapi membuat posisi bangunan kita terhindar dari kerusakan fatal akibat sambaran Langsung, serta meminimalisir efek kerusakan pada peralatan elektronik bila ada sambaran menyambar bangunan kita, mungkin Penyalur Arus Petir adalah istilah tepatnya

Masih ada kemungkinan lain yakni sambaran petir tidak langsung, yakni samabaran yang pada dasarnya tidak mengenai lokasi bangunan tetapi mengenai jauh diluar lokasi tetapi lonjakan listriknya merambat masuk ke jaringan installasi listrik dibangunan dan merusak peralatan elektronik. Untuk penanganan sambaran petir tidak langsung dapat digunakan Arrester yakni perangkat yang bisa memotong dan membelokkan lonjakan arus / tegangan petir ke dalam grounding

 

 

 

Kandungan Neutron

Petir adalah mahluk yang ditakdirkan sebagai materi ciptaan ALLAH yang begitu hebat dan menakjubkan disamping sebagai alat cambuk setan yang mencuri pembicaraan dan informasi langit, petir juga sebagai pengaharapan dan ilmu yang harus di pelajari.Banyak sudah pelajaran dari petir yang telah kita dapatkan, seperti : Proses terjadinya , Ionisasi uap air , kandungan materi yang ada , juga cara untuk menghindari bahayanya dengan penciptaan konduktor arus petir atau kita sebut dengan bahasa kerennya penangkal petir dengan beragam variant.

Tetapi pengetahuan tersebut tidak berhenti dengan kita mengetahui hal itu saja, pengetahuan tersebut kalau kita prosentasekan baru sekitar 25% saja.
Pengetahuan tentang petir terus digali, ilmu-ilmu baru terus didapatkan dan jadi inspirasi untuk penemuan penemuan lainnya seperti halnya penemuan kandungan materi yang ternyata juga mengandung partikel atau Zat Neutron yaitu sebuah partikel yang tidak bermuatan atau netral.. neutron ini juga adalah partikel pembentuk atom selain proton dan elektron.

Read more...

Karakter Arus Petir di Penghantar

Sebelum membahas masalah Kabel Penangkal Petir , kita akan bahas terlebih dahulu karakteristik listrik petir ketika melewati sebuah konduktor penghantar .

Kita ketahui bahwa listrik petir memiliki tegangan luar biasa besar dapat mencapai 1 juta Volt saat menyambar dan tidak jauh berkurang tegangannya ketika melewati sebuah konduktor logam . Sambaran petir terjadi dalam bentuk impuls tunggal dan bisa diartikan sebagai tegangan DC ( searah ) yang ber arus dan tengan raksasa.

Sifat dari Tegangan yang besar adalah merambat di sisi permukaan penghantar sedangkan sifat dari arus yang besar merambat di inti penghantar , dari berbagai penelitian mengenai arus petir telah didapatkan bahwa dengan sebuah penghantar dengan luasan 50 mm sudah mencukupi untuk menghadang panas lebur dari arus petir walau secara standart untuk kabel dengan luas 50 mm hanya mampu mengalirkan arus di kisaran +/- 200  Ampere saja tetapi karena sifat sambaran adalah impuls tunggal maka beban leburnya akan berkurang maka dengan 50 mm luas penghantarnya akan cukup mampu.

Sedang sifat rambatan di sisi permukaan penghantarlah yang seringkali menjadi biang dari kerusakan perangkat elektronik , tegangan yang besar ini bisa liar hantarannya , mengenai logam struktur atau kabel instalasi lain , sifat sambaran yang liar ini diistilahkan Side Flashing teknis isolasi arus dan tegangan petir agar tetap berada di jalur yang di buat.

Sifat dari Secara umum kabel yang dibutuhkan dalam instalasi penangkal petir adalah kabel yang memiliki luas penghantar 50 mm (minimal), bila lebih besar  kemampuan penghantarnya maka akan lebih baik

Kerugian yang di sebabkan petir

Bahaya dan ancaman sambaran petir terus mengintai, rumah, kantor serta bangunan lainnya dapat sewaktu-waktu terjadi, apalagi seiring datangnya musim penghujan yang di sertai badai dalam waktu yang tak terduga. Ada 2 jenis kerusakan yang di sebabkan sambaran petir, yaitu :

 

  • Kerusakan Thermis – kerusakan yang menyebabkan timbulnya kebakaran
  • Kerusakan Mekanis – kerusakan yang menyebabkan struktur bangunan retak, rusaknya peralatan elektronik bahkan menyebabkan kematian.
  • Kerusakan Akibat Sambaran Langsung

 


Sambaran petir yang langsung mengenai struktur bangunan rumah, kantor dan gedung, hal ini sangat membahayakan bangunan tersebut beserta seluruh isinya karena dapat menimbulkan kebakaran, kerusakan perangkat elektrik/elektronik atau bahkan korban jiwa. Terlebih lagi jika sambaran petir langsung mengenai manusia, maka dapat berakibat luka atau cacat bahkan dapat menimbulkan kematian. Banyak sekali peristiwa sambaran petir langsung yang mengenai manusia dan biasanya terjadi di area terbuka.


Kerusakan Akibat Sambaran Tidak Langsung


Kerusakan ini sulit diidentifikasi dengan jelas karena petir yang menyambar pada satu titik lokasi sehingga hantaran induksi melalui aliran listrik/kabel PLN, telekomunikasi, pipa pam dan peralatan besi lainnya dapat mencapai 1 km dari tempat petir tadi terjadi. Sehingga tanpa disadari dengan tiba-tiba peralatan komputer, pemancar TV, radio, PABX terbakar tanpa sebab yang jelas.

Merancang Grounding Penangkal Petir

Sebelum Merancang grounding penangkal petir haruslah kita memahami bahwa Grounding adalah semua benda logam tidak berisolasi yang ditanam di tanah, difungsikan sebagai pentanahan atau alat pelepas muatan listrik ke bumi.  Benda logam ini bisa bermaterial apa saja Besi , Tembaga , Stailesteel , alumunium dan bentuknya juga bisa sembarang ( as , pipa , tali , plat  dll )

Ada beberapa hal yang patut di ketahui Sebelum kita membuat grounding penangkal petir , sebaiknya terlebih dahulu mengetahui sifat-sifat umum tanah di lokasi tersebut , antara lain:

1.Kondisi Air dan Mineral Garam

Tinggian Air tanah. Yang dimaksud Tinggian air tanah adalah kandungan air yang ada di dalam tanah . Kandungan air tanah sangat dipengaruh oleh musim , saat penghujan permukaan air tanah akan dangkal dan disaat kemarau akan dalam . Jadi nilai tahanan tanah / grounding sangat terpengaruh oleh debit Tinggi air tanah , penghujan akan jauh lebih baik dibanding kemarau.

Acuan standart nilai tahanan tanah berdasarkan PUIL adalah kurang dari 5 Ohm tanpa menyebutkan musim , ini haruslah diartikan bahwa nilai dibawah 5 ohm adalah saat musim apa saja asal dibawah 5 ohm, semisal :
Bila diukur saat musim Hujan nilainya 1 ohm maka saat kemarau tidak boleh lebih dari 5 ohm , bila kita melebihkan spek / over spec dgn mewajibkan nilai tahanan tanah disaat kemarau kurang dari 1 ohm juga bisa di tempuh.
Kadar Mineral Kadar air secara umum ada dua jenis tanah yaitu tawar atau asin , bilamana asin pembuatan grounding akan jauh lebih mudah sebab kandungan garam didalamnya,  dimana garam itu sendiri merupakan media penghantar listrik yang yang baik sayangnya sifat lain adalah korosif artinya bahwa kandungan garam tersebut mudah membuat keropos jenis logam apapun.

2.Jenis dan tekstur sedimen tanah (kadar liat), pengaruh pokok nya ada di kerekatan tanah kepada material grounding yang di tanam.

Semakin kecil tekstur tanah akan bersifat Liat dan akan semakin mudah mengikat air atau sebaliknya . Ikatan air didalam tanah akan memudahkan pembuatan grounding dengan hasil tahanan yang baik. Tanah liat sebagai media grounding penangkal petir

3.keasaman / ph, Semakin asam juga akan semakin mudah untuk menghasilkan tahanan tanah yang baik.

Setelah kita mengetahui berbagai hal di atas maka kita bisa menentukan grounding yang akan kita pasang seperti apa dan dengan bahan apa sehingga tidak terjadi kekeliruan dalam pemilihan jenis bahan yang akan di jadikan grounding.

Contoh kasus :
Grounding penangkal petir didaerah pantai akan mudah darena ada beberapa faktor pendukung , sifat tanah di daerah ini seringkali berendapan lumpur dengan kadar ph asam , air berkadar garam dan muka air tanah rendah . Dari sifat tanah tersebut yang di perhatikan adalah bahan yang akan di gunakan harus tahan korosi, sifat Asam dan Garam sangat korosif dengan besi , maka pilihlah bahan yang tahan akan hal itu ( As tembaga , As stailessteel ) jangan menggunakan bahan besi ( mur-baut).

Grounding Penangkal Petir di daerah Pegunungan dan kering

Pembuatan grounding penangkal petir di daerah pegunungan akan sedikit kesulitan sebab Kebanyakan tanah didaerah seperti ini sedikit berkapur dan kering , dengan sifat tanah seperti basa tentu untuk menghasilkan tahanan tanah yang bagus agak susah. Teknis pembuatan grounding secara paralel adalah alternatif nya. Grounding penangkal petir paralel  dan bila masih belum juga memdapatkan nilai yang bagus bisa dengan cara penggantian tanah di sekitar galian dengan tanah humus atau Bentonit. Untuk pengukuran nilai tahanan tanah grounding penangkal petir membutuhkan sebuah alat ukur “Earth Tester Meter”.