• header1.jpg
  • header2.jpg
  • header3.jpg
  • header4.jpg
  • header5.jpg

You are here:

PETIR

Penangkal Petir dan Anti Petir mungkin itu adalah istilah yang sudah salah kaprah dalam bahasa kita, kesan yang ditimbulkan dua istilah ini adalah aman 100% terhadap petir. Benarkah Demikian? Kita akan bahas terlebih dahulu apa yang terjadi dalam peristiwa Petir

Petir adalah peristiwa alam yang sering terjadi dibumi, terjadinya seringkali mengikuti peristiwa hujan baik air atau es, peristiwa ini dimulai dengan munculnya awan hitam dan lidah api listrik bercahaya terang bergerak merambat terus memanjang kearah bumi bagaikan sulur akar dan kemudian diikuti suara menggelegar dan efeknya akan sangat fatal bila mengenai makhluk hidup

PROSES TERJADINYA PETIR


Terdapat 2 teori yang mendasari proses terjadinya petir :

  1. Proses Ionisasi
  2. Proses Gesekan antar Awan

Proses Ionisasi


Proses Ionisasi Petir
Petir terjadi diakibatkan terkumpulnya ion bebas bermuatan negatif dan positif di awan, ion listrik dihasilkan oleh gesekan antar awan dan kejadian ionisasi ini disebabkan oleh perubahan bentuk air mulai dari cair menjadi gas atau sebaliknya, bahkan perubahan padat (es) menjadi cair dan pada tahap pembekuan ini mencapai suhu dibawah 0 derajat yaitu antara -10 sampai -14 derajat celcius Ion bebas menempati permukaan awan dan bergerak mengikuti angin berhembus, bila awan-awan terkumpul disuatu tempat maka awan bermuatan akan memiliki beda potensial cukup besar untuk menyambar permukaan bumi maka inilah yang disebut petir.

 

 

Gesekan Antar Awan

PERLINDUNGAN TERHADAP BAHAYA PETIRPada awalnya awan bergerak mengikuti arah angin, selama proses bergeraknya awan ini maka saling bergesekan satu dengan yang lainnya, dari proses ini terlahir electron-electron bebas bermuatan negatif yang memenuhi permukaan awan, proses ini bisa digambarkan secara sederhana pada sebuah penggaris pelastik yang digosokkan pada rambut maka penggaris ini akan mampu menarik potongan kertas.

Pada suatu saat awan ini akan terkumpul disebuah kawasan, saat inilah petir dimungkinkan terjadi karena electron-electron bebas ini saling menguatkan satu dengan yang lainnya. Sehingga memiliki cukup beda potensial untuk menyambar permukaan bumi, kedua teori ini mungkin masuk akal meski kejadian sebenarnya masih merupakan sebuah misteri.